PAYAKUMBUH, serbaserbipessel.com--Asosiasi
Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Kota Payakumbuh gelar
acara musyawarah cabang. Asosiasi ini akan memilih pengurus cabang,
untuk periode empat tahun ke depan, 2013-2017.Musawarah cabang ini dibuka Walikota Payakumbuh diwakili Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Ir. Mediar Indra, M.Si, dalam acara di sebuah hotel melati di Jalan Sukarno-Hatta payakumbuh, Rabu (14/2).
Walikota dalam sambutannya, mengatakan, sebagai asosiasi perusahaan yang beranggotakan kontraktor listrik dan mekanikal, pegurus AKLI harus mampu mengayomi seluruh anggotanya. Sesuai fungsi dan peranannya, sebagai mitra kerja pemerintah, usaha penyedia tenaga listrik, AKLI harus senantiasa memperlihatkan keberadaannya ditengah-tengah masyarakat ketenagalistrikan.
Dikatakan, ekisistensi AKLI di tengah masyarakat masih belum rasakan. Masih banyak keluhan dari konsumen terhadap pelayanan dari rekanan kontraktor listrik. Karena itu, AKLI harus banyak melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat, menampung aspirasi warga, terhadap kepastian hukum dan pelayanan yang diberikan kepada konsumen.
Memberikan kepuasan teradap konsumen, sebut walikota, AKLI tak bisa jalan sendiri. Pengurus AKLI harus menjalin kerjasama dengan mitra kerjanya, seperti PLN. Selama ini, katanya, pasca pemasangan instalasi di rumah penduduk, warga sering mengeluh, karena keterlambatan pemasangan KWH meter. Karena itu, keluhan seperti itu jangan sampai terjadi lagi ke depan. Selain, memberikan jaminan pelayanan atas pemasangan instalasi yang diberikan, simpulnya.
Syaipul Aswan, Ketua Panitia Pelaksana Muscab AKLI Payakumbuh, diunggulkan untuk menduduki kursi ketua AKLI Kota Batiah. Sejumlah peserta Muscab, menjagokan Syaipul untuk merebut kursi ketua itu.
Menjawab pertanyaan wartawan, Syaipul tampak mengelak dan seolah bersembunyi, dirinya tak terlalu berambisi. “Kita siap menjalani amanah, menjalankan roda organisasi ini kea rah lebih baik, jika memang dipercaya anggota,” akunya.
laporkan : doddy sastra