PARIWISATA

OLAHRAGA

EKONOMI

Latest Post

Mobil pik up Masuk Lumpur

Written By Andre Gustian on Senin, 30 September 2013 | 17.40.00

Kejadian jam 17.33 hari ini, Senin 30 september 2013. Di Alai Amping Parak, kec sutra.
mobil pik up yang tidak berisi muatan ini terseret ke lumpur tepi sungai. Mungkin hal ini terjadi karna faktor mengantuk.
Jadi, lebih hati-hati dalam menyetir mobil, di kawasan yang rawan.
kejadian ini tidak ada korban jiwa.
Laporan : Andre (via Android apk)

Kapal terbalik di TPI kambang, 1 orang belum di temukan

Written By Andre Gustian on Kamis, 26 September 2013 | 17.39.00


Masyarakat kambang di kejut kan dengan info kapal terbalik, yang menewaskan 2 orang. dan sampai sore ini, masih belum di temukan 1 orang lagi. di kawasan wisata TPI kambang ramai di kunjungi masyarakat yg penasaran ingin melihat secara langsung. dan keluarga korban juga ada di lokasi, menunggu sampai korban di temukan.

Laporan :  Andre (via Android Apk)

Upacara bendera dirgahayu HUT RI 68 kec lengayang

Written By Andre Gustian on Sabtu, 17 Agustus 2013 | 10.16.00

Kambang - pessel. Sabtu, 17 Agustus 2013

Memperingati acara HUT RI ke 68

Tanggal 16 agustus 2013, lokasi di lapangan sepak bola kambang. Kec lengayang

Alimukni Hadir, PDI-Perjuangan Tutup Tahlilan

Written By Andre Gustian on Selasa, 18 Juni 2013 | 12.09.00

Padang, serbaserbipessel.com -- Bupati Padang Pariaman, Alimukni menghadiri acara tahlilan penutupan untuk almarhum DR (hc). H.M. Taufiq Kiemas, yang digelar ba’da Isya, Minggu malam, (9/6), di Kantor DPD PDI-Perjuangan Sumbar Jalan Sulawesi, Wisma Warta, Ulak Karang Padang.

Acara tahlilan penutupan dan doa bersama untuk almarhum yang menghadirkan puluhan anak yatim dilaksanakan tepat setelah sholat Isya, berlangsung sangat khidmat selain diikuti ratusan kader dan simpatisan dari berbagai kalangan, antara lain, Calon Wakil Walikota Padang, Emzalmi, Ketua DPC Pessel, Akhyar Bagindo Mulie. Acara sakral dan khusyu itu, ditutup dengan doa bersama yang khidmat suasana. Berpeci hitam dan dan berkoko putih Bupati Padang Pariaman, Alimukni tampak khusyu mengikuti tahlilan. Di barisan wanita, Wakil Ketua DPD PDI-Perjuangan, Yeni Tanjung. Di sudut lain juga tampak Agus Mardi yang nyaleg di Dapil 3 Pessel (Lengayang-Sutera).

oleh : Agus Mardi

P-thon Basketball Club Gelar Open Turnamen 2013

PAINAN, PESSEL, serbaserbipessel.com -- P-thon Basketball Club akan mengadakan kejuaraan bola basket antar club se Sumatera Barat dengan tajuk “P-thon Basketball Open Turnamen 2013”.

Pertandingan akan dimainkan mulai tanggal 29 Juni sampai 4 Juli 2013, bertempat di lapangan Basket Taman Kota Painan. Kejuaran yang memperebutkan total hadiah Rp. 6.250.000,- dan tropi tetap. P-thon Basketball Open Turnamen 2013 mempertandingan kelompok putra dan putri. Pada Kelompok Putra maksimal tim hanya 16 dan putri hanya untuk 8 tim.

Sementara untuk biaya pendaftaran Putra sebanyak Rp. 300.000,- dan Putri sebanyak Rp. 250.000,- Pada saat ini panitia sedang mematangkan seluruh persiapan baik itu dalam tataran konsep, teknik, perlengkapan dan peralatan, dari pantauan wartawan dalam tiga hari belakangan tampak membenahi fasilitas pertandingan.

Menurut keterangan yang disampaikan ketua Panitia Ridollah Agung Erinsyah “Pada dasarnya periapan kami sudah memasuki 80%, tinggal finishing, kami mengharapkan partisipasi dari club-club basket yang ada di Sumatera Barat untuk berpartisipasi” Kejuaran yang didukung berbagai elemen elemen masyarakat ini diharapkan mampu menumbuhkan gairah Basketball di Kota Painan secara khusus dan Pesisir Selatan secara umum, Salah satu tokoh senior basket Pesisir Selatan M. Adli menyampaikan “kita akan dukung semaksimal mungkin, lewat mekanisme yang kita bisa, kita akan libatkan seluruh para praktis basket senior”. Begitu juga senior basket yang lain Anton Mahendra yang menyampaikan “ini akan jadi tonggak sejarah Basket Pesisir Selatan, kita berharap kejuaran ini memiliki tindak lanjut dan semua kita akan mendukung Basket Pesisir Selatan menjadi lebih baik.

Dilaporkan : Yuka Fainka Putra

Djoko Terima Rp 4 Miliar dan 4 Kardus Uang dari Rekanan

Written By Andre Gustian on Jumat, 31 Mei 2013 | 19.28.00

JAKARTA, KOMPAS.com — Kesaksian mantan Bendahara Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Komisaris Polisi Legimo mengungkapkan adanya uang Rp 4 miliar yang diantarkan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) Budi Susanto kepada Djoko Susilo. Selain uang Rp 4 miliar, Legimo mengaku pernah menerima uang dalam bentuk empat kardus besar atas perintah Djoko. Menurut Legimo, uang dalam kardus ini pun berasal dari Budi Susanto, pemenang tender proyek simulator ujian surat izin mengemudi roda dua dan roda empat.
"Ada yang Rp 4 miliar, bulan April tahun 2011 kalau enggak salah," kata Legimo saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM dengan terdakwa Djoko di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (31/5/2013). Sementara uang dalam empat kardus besar, seingat Legimo, diterima sekitar Maret 2011.
“Saya setiap akan terima dana, sebelumnya saya dipanggil Pak Kakor (Djoko) untuk menerima titipan. Jadi saya dipanggil, beliau sampaikan, manggil dengan bahasa guyon, 'Dul, nanti ada titipan, tolong disimpan dulu, jangan diutik-utik'," kata Legimo menirukan perintah Djoko kepadanya saat itu.
Lebih jauh Legimo mengungkapkan, uang Rp 4 miliar itu diantar anak buah Budi yang bernama Wahyudi. Uang tersebut juga dibungkus dalam wadah kardus. Legimo pun mengaku tahu jumlah uang dalam kardus itu setelah bertanya kepada Wahyudi. “Yang sampaikan itu Wahyudi,” ucapnya.
Setelah diterima, uang Rp 4 miliar itu dititipkan di ruangan Legimo. Baru keesokan paginya Legimo melaporkan uang itu kepada Djoko, kemudian uang diambil oleh sekretaris pribadi Djoko. “Kita simpan dulu, dititipkan di ruangan saya, setelah itu, besok paginya saya lapor beliau, sudah saya terima. Beliau lalu perintah melalui sespri laki-lakinya, Supriyanto dan Wasis,” ungkap Legimo.
Kemudian mengenai uang dalam empat kardus besar yang diterimanya pada Maret 2011, Legimo mengaku tidak tahu berapa jumlahnya. Namun, menurut Legimo, ukuran kardus untuk membungkus uang ini jauh lebih besar dibanding kardus uang Rp 4 miliar. “Diantar sama stafnya Pak Budi,” ucap Legimo.
Terkait uang dalam kardus ini, tim jaksa KPK sempat mengonfirmasi keterangan Legimo dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibuat dalam proses penyidikan. Menurut BAP, uang dalam empat kardus itu nilainya sekitar Rp 30 miliar. Namun, saat dikonfirmasi di persidangan, Legimo mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu,” ujarnya.
Legimo membenarkan pertanyaan jaksa kalau uang dalam empat kardus diterimanya sepekan setelah pembayaran proyek simulator roda dua kepada PT CMMA.
Legimo menuturkan, uang dalam empat kardus besar itu kemudian dia simpan di ruangannya. Legimo bahkan sempat memerintahkan stafnya untuk menjaga uang tersebut. “Saya sampai membuat jadwal piket untuk menjaga uang,” ujarnya.
Legimo juga mengaku sempat ditampar Djoko karena tidak berada di tempat saat Djoko ingin mengambil uang dalam empat kardus tersebut pada sore harinya. “Mungkin beliau dalam posisi enggak enak, saya digampar. Lalu saya buka ruangan kerja saya, akhirnya semua yang ada di situ, sespri, Wasis, Supriyanti, dan anak buah saya untuk membawa dari ruangan saya yang empat kardus,” ungkap Legimo. Selanjutnya, uang dalam empat kardus itu dimasukkan ke mobil Djoko dan Wasis.
Dalam persidangan sebelumnya, ketua panitia lelang proyek simulator SIM, Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan, mendengar dari Budi bahwa Budi memberikan Rp 30 miliar kepada Djoko. Ia mengetahui informasi itu karena Budi pernah komplain bahwa ia ”dirampok” Djoko. ”(Uang) Rp 30 miliar sesuai ceritanya Budi. Dia terima Rp 47 miliar dari pencairan proyek, kemudian diambil terdakwa Rp 30 miliar,” kata Teddy, Selasa (28/5/2013).
Djoko membantah menerima uang Rp 30 miliar dari Budi Susanto. Ia juga membantah menerima fee dari proyek-proyek. ”Saya juga tidak pernah memberikan uang kepada anggota DPR atau pihak lain,” katanya.

SNMPTN Sumbar 7 Terbaik

Terima Mahasiswa Mandiri, Unand Gandeng Empat PTS
GRAFIS : ORTA
Jakarta, Serbaserbipessel—Hasil seleksi ujian tertulis seleksi nasional masuk pergu­ruan tinggi negeri (SNMPTN) 2012 me­nerima mahasiswa baru 123.225 orang. Jumlah itu terdiri dari kelompok ujian IPA 57.869 dan kelompok ujian IPS 65.356 orang.

“Sedangkan jumlah daya tampung yang tidak terisi melalui SNMPTN 2012 jalur ujian tertulis ada sebanyak 194 kursi,” ungkap Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Djoko Suyanto saat konfe­rensi pers pengumuman SNMPTN 2012 di Kemendikbud, Jakarta, Jumat sore (6/7). Dalam kesempatan itu, turut men­dampingi Ketua SNMPTN 2012 Akh­maloka,

Sekretaris SNMPTN Rochmat Wa­hab, dan penanggung ja­wab IT SNMPTN Triyogi.

Djoko menyebutkan, pen­daftar SNMPTN 2012 jalur ujian tertulis/keterampilan secara keseluruhan meningkat 14,39 persen dibandingkan dengan tahun 2011. Sementara, daya tam­pung secara nasional SNMPTN 2012 jalur ujian tertulis dari 61 perguruan tinggi negeri (PTN) yang direncanakan ber­jum­lah 106.368 kursi, telah di­naikkan sebanyak 10 persen men­jadi 123.419 kursi. “Peme­rin­tah menaikkan kuota karena adanya peningkatan angka par­tisipasi kasar (APK) siswa lulusan SMA/SMK. Maka itu, harus dinaikkan kuotanya,” jelasnya.

Mantan Rektor Institut Tek­nologi Bandung (ITB) ini men­jelaskan, jumlah siswa pendaftar yang mendapat fasilitas program beasiswa pendidikan mahasiswa prestasi (bidik misi) dari keluarga tidak mampu sebanyak 48.032 siswa dan dinyatakan lulus seleksi sebanyak 13.430 siswa. Selanjutnya, PTN penerima akan mela­ku­kan verifikasi kelayakannya. “Apabila ternyata yang bersang­kutan tidak layak masuk kategori miskin sesuai ketentuan, maka kelulusannya bisa dibatalkan,” imbuhnya.

10 Terbaik SNMPTN

Dalam kesempatan itu, pa­nitia SNMPTN mengumumkan 10 provinsi dengan nilai terbaik pa­da SNMPTN jalur tertulis tahun 2012. Untuk kelompok ujian IPA, ke-10 provinsi tersebut adalah, DKI Jakarta, DI Yog­ya­karta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Suma­tera Barat, Lampung, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.

Sedangkan untuk kelompok ujian IPS, ke-10 provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, DI Yogya­karta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan. “Dari 61 PTN, provinsi-provinsi itulah yang masuk 10 besar terbaik,” ujar Koordinator IT panitia SNMPTN 2012, Triyogi Yuwono, di Kantor Kemendikbud, Jumat (6/7).

Untuk nilai terbaik dari ke­lom­pok ujian IPA berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Untuk kelompok ujian IPS, nilai terbaik berasal dari jurusan akuntansi Universitas Indonesia. Setiap universitas akan menetukan sendiri jadwal pen­daf­taran ulang calon maha­sis­wanya. Setelah satu atau dua minggu diumumkan, calon ma­ha­siswa diharapkan memantau website perguruan tinggi masing-masing.

Unand Gandeng Empat PTS

Tahun ini, Unand mengga­deng empat perguruan tinggi swasta (PTS) yakni, Universitas Bung Hatta, Institut Teknologi Padang, Universitas Muham­ma­diyah Sumatera Barat (UMSB) dan STIE Dharma Andalas dalam penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Langkah ini di­ambil bentuk kepedulian Unand meningkatkan kualitas pergu­ruan tinggi di Sumbar.

Rektor Unand Werry Darta Taifur mengatakan, kerja sama ini lang­kah awal untuk menjalin kerja sama lebih lanjut. “Ujian masuk bersama mandiri tahun akademik 2012-2013 ini mengi­kut­sertakan 61 program studi terakreditasi A dan B dari Unand dan empat PTS mitra yang, terdiri dari 39 program studi di Unand dan 19 program studi dari empat PTS mitra tersebut,” kata Werry kepada media di ruan Rapat Senat Unand, Kampus Unand Limaumanih.

Werry juga mengatakan, Unand menjamin calon maha­siswan miskin kuliah di Unand. Bahkan, tahun ini ada 800 kuota mahasiswa mendapatkan bidik misi. “Jadi, keluarga miskin atau tidak mampu, tidak usah ragu dan rendah diri melanjutkan pendidikan,” katanya. Saat ini, kouta itu masih tersisa 162 orang lagi yang akan diberikan kepada calon mahasiswa lulus SNMPTN jalur tertulis.

Wakil Rektor I  Unand, Feb­rin Anas menyebutkan, Unand menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2012-2013 sebnyak 5085 jurusan untuk semua jurusan. Sebanyak 2.513 SNMPTN jalur tulis, jalur reguler mandiri 1.412 orang, SNMPTN undangan 574 orang.

Guru SD Paling Diminati

Rektor UNP Z Mawardi Efen­di ketika dihubungi Padang Ekspres tadi malam (6/7) mengatakan, dari 1.689 calon ma­hasiswa dinyatakan lulus, 320 orang di antaranya adalah maha­siswa bidik misi. Dengan demi­kian, tahun ajaran 2012/2013 ada sekitar 832 mahasiswa bidik misi yang diterima. Karena, sebelum­nya UNP juga sudah menerima 500 mahasiswa bidik misi melalui program mahasiswa undangan.

Tahun ini, kata Mawardi, jurusan yang paling diminati di UNP adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dengan pendaftar 3542 orang. Sedang­kan yang diterima hanya 102 orang. Kemudian, jurusan Informa­tika dan Komputer dengan pen­daftar 2449 orang dan yang diterima hanya 26 orang.

Kepada mahasiswa yang telah lulus di perguruan tinggi negeri, Mawardi mengimbau agar betul-betul memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Apalagi bagi mahasiswa bidik misi. “Tidak semua orang men­da­patkan kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri, apalagi dibiayai Negara. Setelah dapat kesempatan manfaatkanlah se­maksimal mungkin,” ujar putra Tanahdatar ini. (jpnn/b/ad)

Unand dan UNP Terima 3.714 Mahasiswa

Written By Andre Gustian on Jumat, 03 Mei 2013 | 16.09.00

PADANG — Tahun ini, Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (Unand) akan menerima 3.714 mahasiswa. Ini khusus untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013. Belum termasuk dua jalur lainnya, SNMPTN dan jalur mandiri yang secara total mencapai 10.286 orang
“SBMPTN itu sama dengan SNMPTN jalur tertulis tahun lalu. Sekarang berdasarkan kesepakatan Majelis Rektor PTN se-Indonesia dinamakan dengan SBMPTN,” terang Rektor UNP, Prof. Phill Yanuar Kiram dalam jumpa pers, Rabu (1/5) di Padang.
UNP sendiri akan menerima 1.524 orang atau 30 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa UNP tahun ini sebanyak 5.080 orang. “Jumlah ini jauh berkurang dari tahun lalu yang mencapai 8.000 orang karena kami memang akan fokus pada peningkatan kualitas,” beber Pembantu Rektor I UNP yang juga Ketua Panitia Lokal SBMPTN 2013, Prof. Agus Irianto.
Unand tahun ini lewat jalur SBMPTN hanya menerima 2.190 orang. Jumlah tersebut merupakan 40 persen dari total penerimaan mahasiswa tahun ini yang mencapai 5.206 orang. “Tahun ini, kami hanya membuka dua jalur masuk ke Unand, SBMPTN dan SNMPTN yang kuotanya mencapai 60 persen, sebanyak 3.016 orang. Tapi ini nanti masih bisa berubah jika hasil ujian nanti tidak sesuai harapan,” beber Pembantu Rektor I Unand yang juga Wakil Ketua Panlok SBMPTN 2013, Prof. Febrin Anas Ismail.
Seperti disampaikan Yanuar Kiram, tahun ini ada tiga jalur masuk ke PTN se-Indonesia, yakni SNMPTN atau dulu dikenal sebagai jalur undangan. Kemudian SBMPTN atau dulu dikenal jalur SNMPTN tulis dan terakhir jalur mandiri.
Khusus mandiri, proses penerimaannya diatur sendiri universitas. “UNP lewat jalur mandiri menerima sebanyak 1.016 orang, sedangkan jalur SNMPTN sebanyak 2.540 orang atau 50 persen dari total kuota,” terang Agus Irianto.
Artinya secara total Unand dan UNP akan menerima sebanyak 10.286 mahasiswa dari beberapa jalur tersebut.
Pendaftaran
Untuk SBMPTN, pendaftarannya dilakukan secara online pada website http://sbmptn. or.id dengan terlebih dahulu melakukan pembayaran ke Bank Mandiri. Biaya pendaftaran disesuaikan dengan kelompok ujian, saintek (IPA), soshum (IPS), dan campuran (IPC).
Untuk saintek dan soshum masing-masing Rp175 ribu, sedangkan campuran dengan biaya Rp200 ribu. Bila memilih jurusan yang membutuhkan tes keterampilan seperti olahraga, sendratasik, seni tari, seni musik, seni rupa atau desain, maka masing-masing ujian dikenakan biaya Rp150 ribu lagi.
Pendaftaran sudah dapat dilakukan sejak 13 Mei hingga 7 Juni mendatang. Ujian akan berlangsung dua hari, 18-19 Juni 2013. “Ujiannya sama dengan tahun lalu, yakni Tes Potensi Akademik dan Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU). Yang membedakan kalau mengambil jurusan IPS tentu TKDU Soshum, IPA TKDU Saintek, dan campuran dengan TKD Saintek dan soshum,” beber Agus lagi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini saat mendaftar para calon peserta SBMPTN sudah mengetahui lokasi ujiannya. Ini demi menghindari mereka tersesat ke gedung lain ketika ujian. “Jadi sejak jauh-jauh hari lokasi sudah ditentukan dan panitia sudah menyiapkan dengan baik,” paparnya.
Baik Unand maupun UNP menegaskan, tidak ada seorang pun yang dapat menjanjikan peserta akan lulus. Bila ada pihak-pihak yang memberikan janji-janji tersebut, maka perlu diwaspadai dan dapat dilaporkan kepada panitia lokal ini.
“Tak ada seorang pun yang dapat meluluskan mereka, karena seleksi sangat ketat dan semuanya dilakukan dengan sistem online,” tegas Yanuar.
Febrin pun menegaskan hal senada. Malah untuk para mahasiswa yang menjadi joki, Unand sangat tegas dengan mengeluarkan mereka dari kampus.
“Ini sudah terjadi pada empat mahasiswa kedokteran. Kami sudah mengeluarkan mereka,” tuturnya.

Pendidikan Prioritas Generasi Cerdas

Pendidikan Prioritas Generasi Cerdas
Oleh: Agusmardi


Tanggal 2 Mei 2013 seluruh Indonesia telah dirayakan Hari Pendidikan Nasional. Bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya telah bekumandang di seluruh kabupaten dan kota. Para pejabat pemerintahan, guru dan siswa pada pagi harinya melaksanakan upacara untuk mengingat hari besar Nasional ini.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa tanggal 2 Mei merupakan tanggal lahir Ki Hajar Dewantoro, seorang tokoh pendidikan besar Indonesia yang telah berjasa mendirikan perguruan Taman Siswa yang sekaligus tonggak baru dalam kancah pendidikan di negeri kita yang tercinta. Untuk mengenang jasa-jasa Ki Hajar Dewantoro, maka tanggal kelahiran beliau, ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Kalau kita berbicara pendidikan tentunya kita akan menyadari betapa penting dan mahalnya nilai pendidikan. Dan bagi umat Islam, pendidikan merupakan prioritas utama. Pendidikan sesungguhnya amanah Allah SWT kepada setiap orang tua, yang wajib dilaksanakan untuk anak-anaknya, sesuai dengan kemampuan yang ada pada dirinya.

Rasulullah SAW telah berwasiat dalam satu hadis beliau yang diriwayatkan oleh Imam Tarmizi. Orang-orang yang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada bersadaqah sebanyak satu sha'. Wasiat Rasulullah SAW tersebut menujukan secara jelas, bahwa orang tua mempunyai tugas dan kewajiban yang harus ditunaikannya, yakni mendidik atau memberikan pendidikan bagi anak-anaknya.

Orang tua yang menelantarkan atau membiarkan pendidikan anak-anaknya sehingga anak-anak itu menjadi pribadi yang tidak terpelajar, terlantar dan bodoh, maka sungguh berdosalah orang tua tersebut karena telah menyia-nyiakan amanat Allah SWT sekaligus meninggalkan generasi penerus yang lemah kondisinya.

Pendidikan sesungguhnya dapat digunakan sebagai tolak ukur perihal maju atau mundurnya suatu negara, tak terkecuali kabupaten dan kota sebagai indikator kinerja sang Bupati atau walikota. Bangsa yang maju adalah bangsa yang mempunyai dan menyediakan pendidikan yang tinggi serta menyerap dan menerapkan ilmu pengetahuan yang juga tinggi bagi sekalian warga negaranya.

Pendidikan ini juga merupakan salah satu satu kunci bagi penjajah belanda untuk terus menerus menancapkan kuku kejam penjajahannya pada  bangsa Indonesia. Jika kita ingat, Belanda berusaha sekuat tenaga untuk mempersulit bagi warga negara Indonesia untuk mengenyam bangku pendidikan, sehingga tingkat pendidikan dan pengetahuan mayoritas rakyat Indonesia amat sangat rendah. Dengan demikian Belanda akan terus dapat menjajah dan menginjak-injak harga diri serta kehormatan Indonesia.

Lebih parah lagi, lemahnya kondisi pendidikan dan pengetahuan bangsa Indonesia dikala itu, sehingga bangkitnya kesadaran untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, yang dihembuskan oleh Ki Hajar Dewantoro merupakan seruan yang sangat berarti bagi kemajuan bangsa kita yang tercinta. 

Kita harus merasa bangga dan bersyukur kepada Allah SWT, serta pula mengucapkan terimakasih kepada para pemimpin bangsa yang telah berusaha keras untuk memajukan pendidikan di negeri kita. Pendirian bangunan sekolah disetiap jenjang pendidikan hingga ke pelosok negeri di tanah air berikut berbagai program yang telah dicanangkan pemerintah, semisal: Wajib Belajar sembilan tahun, program kejar paket A dan B, program beasiswa dan berbagai program pemerintah lainnya, hendaklah kita sambut dengan antusias dan perasaan syukur kehadirat Ilahi Rabbi.

Sekarang ini dapat kita temukan berbagai kemudahan untuk menuntut dan mencari ilmu bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali, mulai dari kota-kota besar hingga menjangkau ke pelosok negeri yang diadakan pemerintah. Bahkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga yang kurang mampu selalu juga dipikirkan oleh pemerintah melalui program beasiswa, agar jangan sampai ada ana-anak yang masih usia belajar tidak dapat bersekolah atau menuntut ilmu. Jika masih ada juga terdapat orang tua yang belum atau tidak menyekolahkan anak-anaknya dengan mengemukakan berbagai alasan, maka dapat dikakatakan kesadaran orang tua tersebut untuk kemajuan pendidikan anak-anaknya masih rendah adanya.

Melaui momentum Hardiknas ini pemerintah mengharapkan peran orang tua murid serta guru untuk memajukan pendidikan putra-putrinya. Dengan adanya pendidikan yang memadai sehingga dapat melahirkan generasi baru yang cerdas dan terpelajar, maka hal itu merupakan modal yang sangat berharga demi kelangsungan pembangunan dan kemajuan bangsa dimasa mendatang.

Generasi baru yang lemah lagi rendah tingkat pendidikannya dan juga tidak punya pengetahuan yang memadai, hanya akan menyebabkan negara menjadi mundur. Mereka kelak bukan menjadi pelaku pembangunan aktif, namun hanya akan menjadi objek dari pihak lain yang akan memanfaatkan kebodohan yang mereka miliki. Bak pantun Minang, sipiciak-buah sipiciak dibungkuih jo daun jilatang, nan cadiak mangguliciak nan bodoh mambayia utang.

Sehubungan dengan peringatan Hardiknas tahun 2013 ini, marilah kita niatkan dan serukan pada diri kita sendiri untuk berperan aktiv dalam usaha mencerdaskan anggota keluarga kita masing-masing, sehingga jika masing-masing diri kita bersatu, maka akan terbentuk satu kesatuan bangsa yang cerdas, terpelajar serta berpengetahuan luas.

Sebagai masing-masing pribadi, hendaklah kita turut serta mensukseskan pembangunan yang tengah gencar-gencarnya dilaksanakan di negeri kita yang tercinta ini. Modal utama untuk itu adalah jika kita mempunyai ilmu, pengetahuan, keahlian serta keterampilan yang memadai yang kesemuanya tidak akan dimiliki jika tidak giat belajar, rajin menuntut ilmu, baik ilmu umum maupun ilmu agama bagi kehidupan kita selanjutnya. Pesan Rasulullah melalui hadis beliau berikut ini: Barang siapa yang menghendaki kebahgian hidup di dunia, maka miliki ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan kebahgian di dunia dan di akhirat, maka ia wajib memiliki ilmu. Selamat ber-hari pendidikan nasional, semoga ada hikmahnya.
Tanggal 2 Mei 2013 seluruh Indonesia telah dirayakan Hari Pendidikan Nasional. Bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya telah bekumandang di seluruh kabupaten dan kota. Para pejabat pemerintahan, guru dan siswa pada pagi harinya melaksanakan upacara untuk mengingat hari besar Nasional ini.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa tanggal 2 Mei merupakan tanggal lahir Ki Hajar Dewantoro, seorang tokoh pendidikan besar Indonesia yang telah berjasa mendirikan perguruan Taman Siswa yang sekaligus tonggak baru dalam kancah pendidikan di negeri kita yang tercinta. Untuk mengenang jasa-jasa Ki Hajar Dewantoro, maka tanggal kelahiran beliau, ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Kalau kita berbicara pendidikan tentunya kita akan menyadari betapa penting dan mahalnya nilai pendidikan. Dan bagi umat Islam, pendidikan merupakan prioritas utama. Pendidikan sesungguhnya amanah Allah SWT kepada setiap orang tua, yang wajib dilaksanakan untuk anak-anaknya, sesuai dengan kemampuan yang ada pada dirinya.

Rasulullah SAW telah berwasiat dalam satu hadis beliau yang diriwayatkan oleh Imam Tarmizi. Orang-orang yang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada bersadaqah sebanyak satu sha'. Wasiat Rasulullah SAW tersebut menujukan secara jelas, bahwa orang tua mempunyai tugas dan kewajiban yang harus ditunaikannya, yakni mendidik atau memberikan pendidikan bagi anak-anaknya.

Orang tua yang menelantarkan atau membiarkan pendidikan anak-anaknya sehingga anak-anak itu menjadi pribadi yang tidak terpelajar, terlantar dan bodoh, maka sungguh berdosalah orang tua tersebut karena telah menyia-nyiakan amanat Allah SWT sekaligus meninggalkan generasi penerus yang lemah kondisinya.

Pendidikan sesungguhnya dapat digunakan sebagai tolak ukur perihal maju atau mundurnya suatu negara, tak terkecuali kabupaten dan kota sebagai indikator kinerja sang Bupati atau walikota. Bangsa yang maju adalah bangsa yang mempunyai dan menyediakan pendidikan yang tinggi serta menyerap dan menerapkan ilmu pengetahuan yang juga tinggi bagi sekalian warga negaranya.

Pendidikan ini juga merupakan salah satu satu kunci bagi penjajah belanda untuk terus menerus menancapkan kuku kejam penjajahannya pada bangsa Indonesia. Jika kita ingat, Belanda berusaha sekuat tenaga untuk mempersulit bagi warga negara Indonesia untuk mengenyam bangku pendidikan, sehingga tingkat pendidikan dan pengetahuan mayoritas rakyat Indonesia amat sangat rendah. Dengan demikian Belanda akan terus dapat menjajah dan menginjak-injak harga diri serta kehormatan Indonesia.

Lebih parah lagi, lemahnya kondisi pendidikan dan pengetahuan bangsa Indonesia dikala itu, sehingga bangkitnya kesadaran untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, yang dihembuskan oleh Ki Hajar Dewantoro merupakan seruan yang sangat berarti bagi kemajuan bangsa kita yang tercinta.

Kita harus merasa bangga dan bersyukur kepada Allah SWT, serta pula mengucapkan terimakasih kepada para pemimpin bangsa yang telah berusaha keras untuk memajukan pendidikan di negeri kita. Pendirian bangunan sekolah disetiap jenjang pendidikan hingga ke pelosok negeri di tanah air berikut berbagai program yang telah dicanangkan pemerintah, semisal: Wajib Belajar sembilan tahun, program kejar paket A dan B, program beasiswa dan berbagai program pemerintah lainnya, hendaklah kita sambut dengan antusias dan perasaan syukur kehadirat Ilahi Rabbi.

Sekarang ini dapat kita temukan berbagai kemudahan untuk menuntut dan mencari ilmu bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali, mulai dari kota-kota besar hingga menjangkau ke pelosok negeri yang diadakan pemerintah. Bahkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga yang kurang mampu selalu juga dipikirkan oleh pemerintah melalui program beasiswa, agar jangan sampai ada ana-anak yang masih usia belajar tidak dapat bersekolah atau menuntut ilmu. Jika masih ada juga terdapat orang tua yang belum atau tidak menyekolahkan anak-anaknya dengan mengemukakan berbagai alasan, maka dapat dikakatakan kesadaran orang tua tersebut untuk kemajuan pendidikan anak-anaknya masih rendah adanya.

Melaui momentum Hardiknas ini pemerintah mengharapkan peran orang tua murid serta guru untuk memajukan pendidikan putra-putrinya. Dengan adanya pendidikan yang memadai sehingga dapat melahirkan generasi baru yang cerdas dan terpelajar, maka hal itu merupakan modal yang sangat berharga demi kelangsungan pembangunan dan kemajuan bangsa dimasa mendatang.

Generasi baru yang lemah lagi rendah tingkat pendidikannya dan juga tidak punya pengetahuan yang memadai, hanya akan menyebabkan negara menjadi mundur. Mereka kelak bukan menjadi pelaku pembangunan aktif, namun hanya akan menjadi objek dari pihak lain yang akan memanfaatkan kebodohan yang mereka miliki. Bak pantun Minang, sipiciak-buah sipiciak dibungkuih jo daun jilatang, nan cadiak mangguliciak nan bodoh mambayia utang.

Sehubungan dengan peringatan Hardiknas tahun 2013 ini, marilah kita niatkan dan serukan pada diri kita sendiri untuk berperan aktiv dalam usaha mencerdaskan anggota keluarga kita masing-masing, sehingga jika masing-masing diri kita bersatu, maka akan terbentuk satu kesatuan bangsa yang cerdas, terpelajar serta berpengetahuan luas.

Sebagai masing-masing pribadi, hendaklah kita turut serta mensukseskan pembangunan yang tengah gencar-gencarnya dilaksanakan di negeri kita yang tercinta ini. Modal utama untuk itu adalah jika kita mempunyai ilmu, pengetahuan, keahlian serta keterampilan yang memadai yang kesemuanya tidak akan dimiliki jika tidak giat belajar, rajin menuntut ilmu, baik ilmu umum maupun ilmu agama bagi kehidupan kita selanjutnya. Pesan Rasulullah melalui hadis beliau berikut ini: Barang siapa yang menghendaki kebahgian hidup di dunia, maka miliki ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan kebahgian di dunia dan di akhirat, maka ia wajib memiliki ilmu. Selamat ber-hari pendidikan nasional, semoga ada hikmahnya.
 
oleh : Agus Mardi

ONLINE PHOTO

REDAKSI

 
Support : backhtiar efendi | ANDRE GUSTIAN | tim redaksi Copyright © 2011. SERBA SERBI PESSEL - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger