Home » , » Unand dan UNP Terima 3.714 Mahasiswa

Unand dan UNP Terima 3.714 Mahasiswa

Written By Andre Gustian on Jumat, 03 Mei 2013 | 16.09.00

PADANG — Tahun ini, Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (Unand) akan menerima 3.714 mahasiswa. Ini khusus untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013. Belum termasuk dua jalur lainnya, SNMPTN dan jalur mandiri yang secara total mencapai 10.286 orang
“SBMPTN itu sama dengan SNMPTN jalur tertulis tahun lalu. Sekarang berdasarkan kesepakatan Majelis Rektor PTN se-Indonesia dinamakan dengan SBMPTN,” terang Rektor UNP, Prof. Phill Yanuar Kiram dalam jumpa pers, Rabu (1/5) di Padang.
UNP sendiri akan menerima 1.524 orang atau 30 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa UNP tahun ini sebanyak 5.080 orang. “Jumlah ini jauh berkurang dari tahun lalu yang mencapai 8.000 orang karena kami memang akan fokus pada peningkatan kualitas,” beber Pembantu Rektor I UNP yang juga Ketua Panitia Lokal SBMPTN 2013, Prof. Agus Irianto.
Unand tahun ini lewat jalur SBMPTN hanya menerima 2.190 orang. Jumlah tersebut merupakan 40 persen dari total penerimaan mahasiswa tahun ini yang mencapai 5.206 orang. “Tahun ini, kami hanya membuka dua jalur masuk ke Unand, SBMPTN dan SNMPTN yang kuotanya mencapai 60 persen, sebanyak 3.016 orang. Tapi ini nanti masih bisa berubah jika hasil ujian nanti tidak sesuai harapan,” beber Pembantu Rektor I Unand yang juga Wakil Ketua Panlok SBMPTN 2013, Prof. Febrin Anas Ismail.
Seperti disampaikan Yanuar Kiram, tahun ini ada tiga jalur masuk ke PTN se-Indonesia, yakni SNMPTN atau dulu dikenal sebagai jalur undangan. Kemudian SBMPTN atau dulu dikenal jalur SNMPTN tulis dan terakhir jalur mandiri.
Khusus mandiri, proses penerimaannya diatur sendiri universitas. “UNP lewat jalur mandiri menerima sebanyak 1.016 orang, sedangkan jalur SNMPTN sebanyak 2.540 orang atau 50 persen dari total kuota,” terang Agus Irianto.
Artinya secara total Unand dan UNP akan menerima sebanyak 10.286 mahasiswa dari beberapa jalur tersebut.
Pendaftaran
Untuk SBMPTN, pendaftarannya dilakukan secara online pada website http://sbmptn. or.id dengan terlebih dahulu melakukan pembayaran ke Bank Mandiri. Biaya pendaftaran disesuaikan dengan kelompok ujian, saintek (IPA), soshum (IPS), dan campuran (IPC).
Untuk saintek dan soshum masing-masing Rp175 ribu, sedangkan campuran dengan biaya Rp200 ribu. Bila memilih jurusan yang membutuhkan tes keterampilan seperti olahraga, sendratasik, seni tari, seni musik, seni rupa atau desain, maka masing-masing ujian dikenakan biaya Rp150 ribu lagi.
Pendaftaran sudah dapat dilakukan sejak 13 Mei hingga 7 Juni mendatang. Ujian akan berlangsung dua hari, 18-19 Juni 2013. “Ujiannya sama dengan tahun lalu, yakni Tes Potensi Akademik dan Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU). Yang membedakan kalau mengambil jurusan IPS tentu TKDU Soshum, IPA TKDU Saintek, dan campuran dengan TKD Saintek dan soshum,” beber Agus lagi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini saat mendaftar para calon peserta SBMPTN sudah mengetahui lokasi ujiannya. Ini demi menghindari mereka tersesat ke gedung lain ketika ujian. “Jadi sejak jauh-jauh hari lokasi sudah ditentukan dan panitia sudah menyiapkan dengan baik,” paparnya.
Baik Unand maupun UNP menegaskan, tidak ada seorang pun yang dapat menjanjikan peserta akan lulus. Bila ada pihak-pihak yang memberikan janji-janji tersebut, maka perlu diwaspadai dan dapat dilaporkan kepada panitia lokal ini.
“Tak ada seorang pun yang dapat meluluskan mereka, karena seleksi sangat ketat dan semuanya dilakukan dengan sistem online,” tegas Yanuar.
Febrin pun menegaskan hal senada. Malah untuk para mahasiswa yang menjadi joki, Unand sangat tegas dengan mengeluarkan mereka dari kampus.
“Ini sudah terjadi pada empat mahasiswa kedokteran. Kami sudah mengeluarkan mereka,” tuturnya.
Share this article :

ONLINE PHOTO

 
Support : backhtiar efendi | ANDRE GUSTIAN | tim redaksi Copyright © 2011. SERBA SERBI PESSEL - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger