Painan, serbaserbipessel.com—Lima orang tewas dan enam orang
luka-luka usai disambar petir di dua daerah, kemarin (12/3). Di Pesisir
Selatan, empat dari enam warga Kampung Rumah Gadang, Nagari Sungai Gayo
Lumpo, Kecamatan IV Jurai tewas disambar petir. Di Padang, satu dari
lima warga Kurao Kapalo Banda, Kelurahan Sungaisapih tewas disambar
petir.
Keempat warga Kampung Rumah Gadang yang tewas adalah Dasna, 52, dan Suana, 65, Ernawati, 45, dan Lasmi (Kaciak), 43. Dasna dan Suana tewas di lokasi kejadian, sedangkan Ernawati dan Lasmi tewas setelah mendapat perawatan di RSUD M Zein Painan.
Dua korban selamat adalah Asna, 53, dan Yarneli, 48. Hingga tadi malam, keduanya masih mendapat perawatan intensif di RSUD M Zein Painan.
Informasi dihimpun Padang Ekspres, kejadian berawal ketika keenam warga Kampung Rumah Gadang ini menanam padi di sawah seorang warga, Lagan Salido, Kecamatan IV Jurai sejak pagi kemarin (12/3). Sekitar pukul 16.00, tiba-tiba hujan deras disertai petir melanda daerah tersebut. Namun, mereka tetap melanjutkan pekerjaan karena tinggal sedikit.
Sekitar pukul 16.10, tiba-tiba petir menyambar keenam perempuan tersebut. Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung mengevakuasi korban dibantu anggota Polsek Kecamatan IV Jurai.
Camat Kecamatan IV Jurai, Irjal kepada wartawan mengungkapkan, keenam korban adalah petani yang kesehariannya menerima upah dari menanam padi di sawah orang.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Doni Gusrizal mengungkapkan, korban selamat hingga tadi malam masih dirawat intensif di RSUD M Zein. “Kondisi kedua korban, hanya mengalami luka bakar di tangan dan kakinya,” ujarnya.
Sementara di Padang, lima warga Kurao Kapalo Banda, Kelurahan Sungaisapih juga disambar petir ketika menanam padi di sawah, kemarin (12/3), sekitar pukul 15.00. Akibatnya, satu di antaranya meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka bakar ringan . (n/w/cr4)
Keempat warga Kampung Rumah Gadang yang tewas adalah Dasna, 52, dan Suana, 65, Ernawati, 45, dan Lasmi (Kaciak), 43. Dasna dan Suana tewas di lokasi kejadian, sedangkan Ernawati dan Lasmi tewas setelah mendapat perawatan di RSUD M Zein Painan.
Dua korban selamat adalah Asna, 53, dan Yarneli, 48. Hingga tadi malam, keduanya masih mendapat perawatan intensif di RSUD M Zein Painan.
Informasi dihimpun Padang Ekspres, kejadian berawal ketika keenam warga Kampung Rumah Gadang ini menanam padi di sawah seorang warga, Lagan Salido, Kecamatan IV Jurai sejak pagi kemarin (12/3). Sekitar pukul 16.00, tiba-tiba hujan deras disertai petir melanda daerah tersebut. Namun, mereka tetap melanjutkan pekerjaan karena tinggal sedikit.
Sekitar pukul 16.10, tiba-tiba petir menyambar keenam perempuan tersebut. Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung mengevakuasi korban dibantu anggota Polsek Kecamatan IV Jurai.
Camat Kecamatan IV Jurai, Irjal kepada wartawan mengungkapkan, keenam korban adalah petani yang kesehariannya menerima upah dari menanam padi di sawah orang.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Doni Gusrizal mengungkapkan, korban selamat hingga tadi malam masih dirawat intensif di RSUD M Zein. “Kondisi kedua korban, hanya mengalami luka bakar di tangan dan kakinya,” ujarnya.
Sementara di Padang, lima warga Kurao Kapalo Banda, Kelurahan Sungaisapih juga disambar petir ketika menanam padi di sawah, kemarin (12/3), sekitar pukul 15.00. Akibatnya, satu di antaranya meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka bakar ringan . (n/w/cr4)
