Home » , » Pergeseran Ekonomi Global dan Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia

Pergeseran Ekonomi Global dan Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia

Written By Andre Gustian on Sabtu, 01 Desember 2012 | 20.30.00


Oleh : Bakhtiar Efendi, SE. MSi
Tahun 2011 benar- benar menjadi tahun yang apes bagi dunia barat dan eropa termasuk bagi Negara adidaya seperti Amerika Serikat. Dapat dipastikan pergeseran ekonomi dari Negara maju ke Negara berkembang seperti China dan India sangat mulus sebagai kekuatan populasi penduduk dunia bisa tampil sebagai kekuatan ekonomi baru dimana para sekutu- sekutu barat hanya sibuk melakukan intervensi di berbagai belahan dunia terutama di Negara- Negara timur tengah dan dikabarkan dalam waktu dekat akan menjalar ke Rusia.
Walaupun dikabarkan bahwa ekonomi Amerika diproyeksikan akan lebih cepat pulih dibandingkan ekonomi Zona Eropa namun kelesuan dibidang industry terus akan merajalela Negara paman sam itu. Berdasarkan analisis Citi Investment yang disampaikan Kepala Ekonom Citigroup Asia Pasifik Johanna Chua di Nusa Dua, Bali, Jumat (9/12)diproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Amerika di tahun depan akan meningkat menjadi 1,9% dari prediksi akhir tahun 2011 ini yang hanya 1,7%.
Sedangkan, di zona Eropa sebaliknya di tahun ini diproyeksikan tumbuh 1,5% kemudian jatuh ke -1,2% di tahun berikutnya. begitu pula dengan Jerman diproyeksikan bakal turun ekonominya dari 3,0% menjadi 0,3%, Prancis dari 1,6% menjadi -0,7%, Italia dari 0,4% menjadi -1,9%, Spanyol dari 0,7% menjadi -1,9%, Yunani dari -5,6% menjadi -4,9%, dan Portugal dari -1,5% menjadi -5,8%.
Sedangkan, negara berkembang, ekonominya diproyeksikan tahun depan akan menurun dari 6,0% menjadi hanya 5,1%. Indonesia sendiri diproyeksikan ekonominya tahun depan akan turun dari 6,5% menjadi 6,3%. Sehingga, ekonomi dunia pada tahun depan diproyeksikan Johanna hanya tumbuh 2,5% dari tahun ini sebesar 3,0%.
Namun, secara keseluruhan, ekonomi dunia menurutnya pada tahun 2013 akan tumbuh lebih baik dibandingkan 2012. Di mana, ekonomi dunia akan tumbuh 3,1%, Amerika masih di kisaran 1,9%, zona Eropa minusnya berkurang menjadi hanya -0,2% dan negara berkembang 6,0%. Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia.
Indonesia sebagai Negara berkembang juga tidak mau ketinggalan dalam mewarnai pergeseran ekonomi global tersebut minimal hadir sebagai Negara yang paling cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dunia yakni sebagai konsumen yang paling aktif menikmati setiap perkembangan teknologi tersebut terutama bagi teknologi digital, otomotif yang dalam hal ini Negara China sebagai produsen paling sukses untuk merebut pasar Indonesia. Semua kita pasti terkejut melihat perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia dipenghujung tahun 2011 bahkan sikap konsumerisme ini akan lebih gila lagi ditahun- tahun mendatang terutama di tahun 2012 nantinya.
Sebuah pertanyaan dari kita apakah perubahan gaya hidup ini diikuti oleh pertumbuhan ekonomi dan kenaikan pendapatan perkapita masyarakat Indonesia? Indonesia merupakan negara pengguna facebook (FB) terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS), dan pengguna ketiga terbesar dalam twitter. Dari 30.000.000 orang pengguna internet di Indonesia sebanyak 87% mengunjungi jejaring sosial (FB dan twitter).
Angka ini berdasarkan temuan Taylor Nelson Solfres (TNS) Digital Life, sebuah studi terbesar yang pernah dilakukan secara global di banyak negara untuk memahami sikap dan perilaku digital. Sementara James Fergusson mengatakan, dalam waktu 12 bulan ke depan akan menambah pengguna internet dan jejaring sosial di Indonesia. Pasalnya, dalam waktu setahun ke depan, HP dan laptop Tiongkok akan kembali membanjiri Indonesia.
"Harganya murah dan penggunaannya mudah,". Begitu juga dengan didunia otomotif, Setelah pabrikan otomotif asal Korea, Malaysia, dan belakangan China -- di luar pabrikan Jepang, Amerika, dan Eropa -- turut mencoba memperebutkan peluang pasar otomotif di Indonesia yang masih terbuka lebar, kini kabarnya pabrikan asal India lewat pabrikan Tata Motors sedang serius menjajaki kemungkinan untuk melakukan penetrasi ke pasar Indonesia.
Jumlah penduduk yang mencapai 240 juta dan rasio kepemilikan kendaraan yang masih rendah di dukung kondisi ekonomi yang dipandang stabil ternyata cukup menggiurkan para pabrikan otomotif dari beberapa negara untuk bersaing memperebutkan pasar nasional.
Indonesia merupakan pasar potensial otomotif. Ini membuktikan pergeseran gaya hidup masyarakat Indonsia yang cendrung konsumerisme tersebut sangat mampu mendorong Indonesia sebagai target pasar yang potensial bagi Negara- Negara yang sedang berkembang industry otomotifnya seperti Korea, Malaysia, dan China pada saat lesunya dunia industry di Amerika dan Eropa akibat krisis yang tak kunjung usai tersebut.
Pertanyaan kita selanjutnya adalah apakah kita hanya cukup mengambil peran sebagai KONSUMEN yang paling cerdas sementara orang lain sanga cerdas berperan sebagai PRODUSEN paling CERDIK!!!
Share this article :

ONLINE PHOTO

 
Support : backhtiar efendi | ANDRE GUSTIAN | tim redaksi Copyright © 2011. SERBA SERBI PESSEL - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger