
DHARMASRAYA, SS_pessel--Sebuah rumah semi permanen yang terletak di jorong Sinamar, kenagarian Sinamar milik Samsidar (70), habis dilalap "sijago merah" Sabtu dinihari (22/12) kemaren, sekitar pukul 03.00 Wib.
Anehnya, pihak pemadam kebakaran Dharmasraya saat dihubungi tidak mendapat informasi tentang adanya salah satu rumah masyarakat di Sinamar yang kebakaran.
Karena tidak ada rumah yang berdekatan dengan rumah korban, akhirnya rumah tersebut dibiarkan habis tanpa ada usaha pemadaman dari pihak pemadam kebakaran maupun masyarakat, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah.
Menurut Samsidar, dinihari itu, dia dan istrinya bersama dua orang anaknya tengah terlelap tidur, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari tiang listrik yang berada diatas rumahnya. Mendengar ledakan tersebut dirinya terbangun dan melihat api yang sudah membesar menyala di bagian atap rumahnya.
Melihat api yang semakin membesar, Samsidar membangunkan istri dan kedua anaknya untuk keluar dari rumah menyelamatkan diri, sementara barang-barang dirumah termasuk sepeda motor tidak bisa dikeluarkan dari dalam rumah.
“Api pertama kali saya lihat dari kabel dari tiang listrik akibat konsleting yang terjadi disana, dan api langsung menyambar atap rumah saya, melihat itu saya langsung membangunkan istri dan kedua orang anak saya untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.
Dikatakannya, saat kejadian tersebut tidak ada satupun terlihat moibil pemadam kebakran tiba di TKP untuk memadamkan api, karena api langsung membesar dan tidak bisa dikendalikan lagi, rumah pun habis, dan karena tidak ada lagi yang dibakarnya, api pun padam sendiri setelah rumah rata dengan tanah.
Samsidar memohon bantuan kepada pemerintah daerah untuk membantu meringankan kesusahannya, apalagi Samsidar termasuk orang tidak mampu, untuk sementara keluarga Samsidar menumpang di rumah salah seorang anaknya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.
Kepala BPBD kabupaten Dharmasraya, Suwandi saat dihubungi mengaku tidak mendapat informasi adanya kejadian kebakaran di jorong Sinamar kenagarian Sinamar itu. “Saya tidak mendapat informasi adanya kebakaran disana,” ujarnya singkat.
Terpisah walinagari Sinamar, Marzuki membenarkan salah satu rumah warganya habis dilalap "sijago merah" pada Sabtu dinihari tersebut, dan secara tertulis kejadian itu akan dilaporkan kepada pemerintah daerah secepatnya.
Untuk sementara pihak pemerintahan walinagari Sinamar akan mengupayakan memberikan bantuan kepada korban kebakaran, dan pihak PLN juga telah diberitahunya terkait kejadian tersebut, karena diketahui api pertama kali berasal dari konsleting dari tiang listrik PLN yang merembet ke rumah salah satu warganya.
Dilaporkan : ep/tim